Senin, 20 Juli 2009

Cinta????

Lima huruf di atas, amat rumit untuk dijelaskan. karena semua orang mempunyai persepsi berbeda dalam memandang arti sekata diatas. Rumit pun ingin menulis kata diatas. Karena jika menggunakan logika, jelas akan berlawanan arah sekali.

Hanya perasaan saja bisa menjawabnya. Namun, penulis tak setujut bila ada beberapa oknum manusia begitu mengagungkan cinta. Sampai ada segala sesuatunya mengatasnamakan cinta. Jadi dapat menimbulkan kelompok-kelompok cinta. Bahkan manusia-manusia cengeng. Tapi, apa lacur dikata, itu sudah terjadi pula sekarang ini.

Dan Cinta itu tak boleh dikelompokkan, pasti tak akan sesuai dengan fungsi cinta itu sendiri menyatukan semua perbedaan antara satu dengan lainnya, kemudian meluber ke dalam satu hal yang saling mengisi jua memahami kekurangan-kelebihan masing-masing. Kalau menurut penulis telah terjadi suatu kesepakatan. Itu sih menurut penulis. Bilamana ada yang lain,
sok etatah saja, tak ada larangan.
Punten,,,

Jakarta meledak lagi

Pastilah sedih ketika terjadi suatu peristiwa yang menguncang stabilitas negara kita. Apalagi sampai ada kabar kematian, kehilangan serta kerugian yang amat besar baik itu moril pun materil. Ditambah lagi, saat sudah berjalan normal keadaan Indonesia, ada saja pihak-pihak membuat harubiru. Benar-benar menyebalkan sekali oknum sedang bermain ini. pantas untuk dikatakan, "bedebah".

Dalam perkembangannya sekarang, pihak Muslim dianggap melakukan tindakan tak bermoral itu. Amat menyedihkan sekali. Walaupun belum benar faktanya, masih tebak-menebak saja.
Selain itu tim Manchester united (MU) pun membatalkan kunjungannya ke Indonesia, setelah mendengar kabar pemboman itu. Berantakan semuanya.....

Penulis malah curiga, ini semua hanya rekayasa dibuat-buat saja untuk menjelekan salah satu kelompok. Ini pun dugaan penulis saja. Yang pasti penulis tetap sepakat mengutuk peristiwa pemboman Hotel JW Marriot serta Ritz Carlton berapa hari lalu.

Lebih lanjut, wahai rakyat Indonesia, mari kita rapatkan barisan agar tak gampang di adudomba lagi oleh oknum busuk yang ingin membuat rakyat kita cerai-berai. Saling percaya, jangan saling curiga.

Hidup Rakyat Indonesia,,,

Lanjutkan Kembali!!!

Usai sudah pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) RI. Alhamdulillah, tak terjadi tindak harubiru. Delapan enam (86) terkendali semuanya. Dengan bangga kita puji tugas Polri serta para aparat yang bertugas menjaga keamana di negara tercinta Indonesia, ketika pilpres berlangsung beberapa bulan lalu.

Seperti biasa dalam sebuah sayembara pastilah akan ada pemenang dan yang kalah, Win Or Lose. Meskipun kalah bukan berarti kalah dalam sekali. Bisa saja ia kalah karena dicurangi ataupun memang belum waktunya ia memenangi pemilu saat itu. Sifat terbaik adalah harus legowo menerima hasilnya.
Pemenang pun tak boleh angkuh, kala sudah memenangi pilpres. Malah sebaiknya harus lebih serius dalam melalsanak tugas kenegaraan untuk memajukan bangsa Indonesia seraya membuat rakyat makmur, pintar dan sehat.Tak lupa pembangunan di seluruh Indonesia merata, tak ada lagi daerah unjuk rasa menginginkan kemerdekaan, sperti kasus pemekaran yang lalu.

Alih-alih ingin merdeka atas daerah sendiri, tak tahunya ditunggangi negara lain, yang ingin memecah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan demikian, Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mudah-mudahan sesuai dengan jargon partainya lanjutkan dalam membangun bangsa ini semakin maju kedepannya. Buka seperti lalu-lalu, lanjutkan bahwaIndonesia tetap tak dipandang dan diangap kecil oleh bangsa-bangsa luar.
Selamat untuk Presiden pemenang SBY-Boediono.
Lanjutkanlah lagi!!!!!