Jika saja soekarno melihat cara pemilihan para anggota legislatif sekarang. Tentunya ia akan marah dan malu sekali melihat anggota DPR sekarang ini. Kenapa saya dapat berimajinasi seperti itu. Disebabkan banyak para caleg (calon legislatif) dalam bekampanyae seperti anak kecil saja dan seperti dalam perlombaan anak-anak Taman kanak-kanak (TK) saja. Sepert kejadian beberapa hari lalu, ketika saya melewati jalan disamping sekolah UISU Medan terpampang sebuah poster caleg dengan background (latar belakang) foto gambarnya spiderman (manusia laba-laba). Sangat geli saya melihatnya. Apakah ada sedikit rasa malu caleg itu, ketika posternya di pasang untuk khalayak umum. Apakah juga ada pikirannya, bahwa hal yang dilakukannya dalam berkampanye tersebut sangat memalukan sekali. Tindakan yang dilakukannya sangat kalah dengan dilakukan anak BEM kampus dalam melaksanakan kampanye mencari presiden mahasiswanya. Benar-benar profesional serta mendidik memberikan pelajaran bagaimana cara berpolitik yang baik dan benar dalam berkampanye. Heran terasa heran memang, kok bisa ya seperti itu terjadi. Terbalik malah semuanya ?
Seharusnya mereka memberikan contoh baik sebelum mereka menjadi wakil rakyat di gedung DPR. Eh ini malah terbalik memberikan hal buruk dahulu, lucu, tak mendidik pula kepada rakyat yang akan memilihnya nanti. Bila begini jadinya, bagaimana dengan perjalanan bangsa kita Indonesianya nantinya ditangan wakil-wakil rakyat berperilaku lucu itu. Hanya ketawa yang bisa kita lakukan
Ha,,,Ha,,,Ha,,,
Wahai wakil rakyat-wakil rakyat berubalah, majukanlah bangsamu bersama dengan rakyatmu !!! Janganlah hanya memikirkan diri kalian saja. Ingat-ngatlah rakyat yang memilihmu dahulu sebelum kau mendapatkan posisi wakil rakyatmu sekarang ini. Jangan sampai rakyat lebih baik menjadi golongan putih (Golput) karena sudah sangat tidak percaya lagi dengan kalian. Dan ingat juga jangan sampai bencis taman lawang berkata “Capek dehhhhh,,,,,” Karena ulah-ulah kalian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar