Rabu, 21 Oktober 2009

Medan Dan Gadis Itu kah?

Kala pertama kali di Medan, rasa hati ini benar-benar suntuk tak karuan. Kenapa? Sebab amat asing tinggal di Kota Medan. Tak seperti tinggal di Depok, bagian dari Jabodetabek. Dapat kemana aja, dan senang-senang sesuka hati. Cari tempat inspirasi pun banyak bertebaran. Dibandingkan di kota Medan.

Namun itu sudah menjadi resiko akan ku hadapi nantinya. Soalnya aku sudah nawaitu, ingin berubah menjadi orang berguna. Menjadi sarjana, lalu mencari pekerjaan yang layak. Tak lupa ingin mengenal kota Medan, percuma punya marga Lubis dan lahir di Medan. Sedikit pun tak mengenl kota Medan. Apa kata dunia nantinya? Maka Medan mejadi kota petualanagn terbaru ku.

Tapi jelas tak semudah dan secepat kita inginkan. Ada waktu yang harus dijalani. Dalam menjalani waktu proses akan menjadi seorang sarjana, serta mendapatkan pekerjaan.

Dalam menjalani proses itu aku melihat seorang gadis. Walaupun pun belum tentu apakah ia masih gadis? He,,He,,He..

Terlebih lagi cewek zaman sekarang taulah bagaimana perangainya sekarang? jarang dapat dipercaya. Meskipun aku seorang american style juga. Uyeah...

Tapi bukan permasalahan american style dan keliaran aku bicarakan di sini. Melainkan seorang gadis. Gadis itu dilihat dari fisik, dapat dikatakan good look lah. lumayan asyik diajak ngobrol. Walaupun, masih terkekang oleh waktu. Romannya sih anak mami? Tapi tak apa-apalah, lebih yakin aku dengannya. Jelas bukan gadis selebriti, yang susah dipercaya perkataannya. Seperti gadis-gadis lalu yang singgah dalam kehidupan ku. Dan ia juga seorang "pengembara".

Pertanyaannya apakah Medan dan gadis itu menjadi sesuatu yang istimewa bagiku. Atau jangan-jangan cuma sekedar intermezo perasaan ku saja? Ya sudah lah biar Tuhan yang menjawab itu semua....

Tidak ada komentar: