Jumat, 30 Januari 2009

Si Buta

Dimana-mana namanya orang tua, kakak begitu juga dengan adik janganlah membuat salah satu bagian keluarganya susah, baik itu mengalami derita fisik maupun batin. Tetapi ini lain, malah senang membuat salah satu keluarganya menderita terutama mengalami penderitaan batin.

Sang Bapak matanya buta untuk melihat, siapa yang harusnya disokong harus maju. Terlebih lagi jika ia mempunyai anak laki-laki, dimana anak laki-lakinya ini ingin sekali maju, tetapi malah tak dapat sokongan moril juga materi. Sang Bapak pun menutup matanya rapat-rapat bak mengalahkan orang buta. Alih-alih ia sangat menginginkan anaknya menjadi seseorang yang diharapkannya, eh malah dia tak menyokong anak itu baik itu moril maupun materi, bahkan cuek bebek sekali. Ditambah hanya bisa berjanji sumpah serapah kepada anaknya.

Persis seperti para anggota legislatif, sebelum duduk enak di Gedung DPR banyak berjanji kepada rakyat yang akan memilihnya, penuh janji-janji menyejahterakan rakyatnya jika ia terpilih nanti. Kenyataanya “nihil” semua janjinya Tak beda juga dengan kakak dan adik dalam suatu keluarga bila pernah berpikir, apakah jika dia bertindak seenak perutnya, cuek tak peduli dengan apapun. Tetapi orang tuanya sangat memikirkan mereka. Walaupun ulahnya sudah seperti itu. Tepat kata pepatah bilang “Air susu dibalas Air tubah”.

Si orang tua tidak akan pernah melihat bahwa usahanya untuk memberikan perhatian baik itu sokongan moril dan materi kepada anak-anaknya yang dipilihnya itu penuh akan ke sia-sian. Akibat ulah itu semua, akhirnya seorang anak yang merasa tidak adil dalam kehidupan di keluarganya pun berpikir. “Benar-benar tidak adil Bapakku ya !!!” sehingga membuat penurunan mental tingkat tinggi kepada anak yang tidak mendapat keadilan itu di dalam kehidupan keluarganya. Sehingga si anak bernasib kurang beruntung itu. Terdoktrin dalam pikirannya apapun yang dikatakan oleh orang tuanya, terutama Sang bapak hanya dianggap angin lalu saja.

Husss,,,,,,Huss,,,Huss,,
Bahkan ia pun menjuluki Bapaknya Si Buta,,,,,,

1 komentar:

Rama Andriawan mengatakan...

maju terus, pantang mundur!tp, hati2 !awas kesandung...itu aja! ha...ha...ha...